Wi-Fi 8 tidak akan meningkatkan kecepatan transfer, tetapi standar baru akan meningkatkan keandalan dan pengalaman pengguna.

Gambar – MediaTek
PC World, citando un documento de MediaTek, informa que, en lugar de aumentar la tasa de transferencia de datos más allá de los 23 Gbps que ofrece el Wi-Fi 7, la próxima generación, Wi-Fi 8—basada en la especificación Ultra High Reliability (UHR) de IEEE 802.11bn—se centrará en mejorar la fiabilidad de la conexión y la experiencia del usuario, en lugar de enfocarse en el rendimiento teórico. 📶✨
Secara tradisional, iterasi baru Wi-Fi (berdasarkan standar IEEE 802.11) telah berupaya untuk memaksimalkan kecepatan transfer data dengan meningkatkan lebar pita saluran dan jumlah saluran, serta memperkenalkan metode modulasi baru. Dengan Wifi gratis 7, la tasa máxima de PHY alcanza los 23 Gbps, aunque nadie espera alcanzar velocidades tan altas. Además, la fiabilidad de las conexiones de Wi-Fi de alta velocidad deja mucho que desear. Por lo tanto, la próxima iteración de Wi-Fi 8 no aumentará la velocidad teórica, sino que incorporará características nuevas diseñadas para mejorar el pertunjukan di dunia nyata dan meningkatkan keandalan koneksi. 🔧🌍
Secara umum, Wifi gratis 8 (802.11bn) mirip dengan Wi-Fi 7 (802.11be): menggunakan pita 2, 4, 5 dan 6 GHz, modulasi yang sama (4096 QAM), delapan aliran spasial, MU-MIMO, beberapa OFDMA dan lebar pita saluran maksimum 320 MHz. 📊
Namun, menurut dokumen MediaTek, spesifikasi baru tersebut memperkenalkan beberapa fitur utama yang difokuskan pada peningkatan kinerja dunia nyata dan kecepatan koneksi: Penggunaan Spasial Terkoordinasi (Co-SR), Pembentukan Berkas Terkoordinasi (Co-BF), Operasi Sub-Saluran Dinamis (DSO), dan skema pengkodean modulasi yang disempurnakan (MCS). Harap dicatat bahwa kita berbicara tentang standar sebagaimana MediaTek melihatnya. Beberapa fitur mungkin wajib, sementara fitur lainnya mungkin bersifat opsional. 🤔
Fitur Penggunaan Spasial Terkoordinasi (Co-SR) mengatasi variabilitas kekuatan sinyal antara perangkat terdekat dan titik akses jauh dalam skenario kepadatan tinggi, seperti kantor. Kemampuan ini memungkinkan AP untuk menyesuaikan dan mengoordinasikan tingkat daya secara dinamis, tergantung pada jarak antara perangkat dan AP lainnya, untuk menyimpan kekuatan sinyal memadai. Menurut pengujian awal MediaTek, ini dapat meningkatkan efisiensi sistem keseluruhan sebesar 15% hingga 25%. 📈
Selain itu, Coordinated Beamforming (Co-BF) Wi-Fi 8 meningkatkan teknologi dari beamforming sebelumnya, mengoordinasikan arah sinyal antara beberapa titik akses. Ini teknologi memungkinkan sistem menghindari pengiriman sinyal ke area dan perangkat yang tidak diperlukan, mengurangi gangguan dan memusatkan sinyal ke perangkat aktif. Dalam pengujian yang dilakukan oleh MediaTek, Co-BF telah meningkatkan kinerja sebesar 20% menjadi 50% dalam konfigurasi yang melibatkan jaringan jaring di tempat umum dan di beberapa rumah. 🏡📡
Kemampuan Dynamic Sub-Channel Operation (DSO) memungkinkan jaringan untuk menetapkan sub-channel berdasarkan kebutuhan dan kemampuan perangkat, meningkatkan efisiensi dan meningkatkan pertunjukan hingga 80% (untuk perangkat canggih), sekaligus menghindari kemacetan. ⚠️
Wi-Fi 8 juga akan mengintegrasikan kecepatan data yang lebih baik dengan level tambahan dalam tabel pencarian Skema Pengodean Modulasi (MCS), yang memungkinkan perangkat membuat transisi yang lebih lancar dalam kualitas koneksi saat berpindah melalui area yang berbeda. Dengan menambahkan gradasi yang lebih halus, seperti kecepatan pengodean 16-QAM, MCS Wi-Fi 8 menjanjikan pengurangan penurunan kecepatan data secara tiba-tiba, sehingga meningkatkan stabilitas transmisi dan menambah lebar pita antara 5% dan 30%, bergantung pada skenario tertentu. 📈🔄
Se prevé que el estándar final de Wi-Fi 8 esté completo en 2028, y se anticipa que los primeros productos basados en la especificación preliminar lleguen a principios de ese año, sujetos a las aprobaciones regulatorias. 🗓️




















